Nata panggilan akrab beliau yang kesehariannya selalu ditemani dengan gerobaknya selama 7 tahun mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Ia gunakan gerobaknya untuk mencari barang – barang bekas agar bisa menghasilkan uang, namun selain mencari barang – barang bekas ia mengabdi kepada lingkungan warga dengan membuang sampah – sampah warga yang meminta tolong kepadanya. Setiap warga selalu memberi uang atas jasa membuangkan sampahnya.
Nata memiliki pesan untuk pemerintah, “Tolong pemerintah agar memperhatikan orang – orang seperti saya, harga sembako diturunkan agar kami dapat menyambung hidup,” tutupnya. (Fahmi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar